Semy

Sabar Empati Mandiri dan Independen

Senin, 21 Juni 2010

Saya Tida Mau.....................

 
Saya tidak mau seperti apa yang saya mau. Saya tidak mau seperti apa yang orang tua
saya
mau. Saya tidak mau seperti apa yang saudara - saudara saya mau. Saya tidak mau
seperti apa yang famili - famili mau. Saya tidak mau seperti apa yang sahabat - sahabat saya mau.
Saya tidak mau seperti apa yang teman - teman saya mau. Saya tidak mau seperti apa yang orang lain
mau. Tetapi saya mau seperti apa yang Tuhan Yesus mau.




Walaupun saya kadang tak mengerti apa yang Dia mau, namun saya berusaha untuk tahu apa yang Tuhan mau.

Walaupun jiwa saya sering beronta dalam diriku,
Walaupun Orang Tua saya kecewa,
Walaupun Saudara – saudara saya mengutuki,
Walaupun Famili – famili saya mengejek,
Walaupun Sahabat – sahabat saya menghina,
Walaupun Teman – teman saya menjauhi saya, dan
Walaupun orang lain menganggap saya keras kepala….

Namun saya tetap mau seperti apa yang Tuhan Yesus Mau…….
Karena saya tahu jauh sebelum saya ada, jauh sebelum dunia di bentuk dan jauh sebekum saya keluar
dari kandungan ibuku, Dia telah menetapkan saya untuk suatu rencana yang besar yang jauh berbeda
dengan orang lain………Dia telah menaruh Suatu Misi yang luar biasa dalam hidupku untuk saya jalankan
dan saya laksanakan sebelum saya menghadap hadiratNya

Dan itulah yang Dia mau mengerti Rencana itu dan Mengetahui Misi itu…



JBU!!!!!!!

Wanita yang Diharapkan Kaum Pria

Kalau seseorang bertanya kepada saya, wanita yang bagaimana yang kamu (pria) harapkan kelak jadi pendampingmu? Maka saya menjawab wanita yang saya harapkan untuk menjadi pendamping kelak adalah Wanita yg hatinya suci, Wanita yg mencintai saya dengan imannya bukan dgn otaknya dan Wanita yg lebih mencintai Tuhan Yesus daripada aku. Kenapa bukan wanita cantik dan manis? Atw wanita yg pengertian dan wanita karier?

Karena:

*Wanita yg suci hatinya sudah pasti baik, cantik dan manis baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah. Kecantikan dan kebaikan yg d dasari oleh kesucian hati tidak akan pudar dan luntur oleh waktu sementara kebaikan dan kecantikan yang d buat2 seperti uap air yg kelihatan sebentar lalu lenyap.

* Wanita yang mencintai saya dgn Imannya sudah pasti wanita yg menerima dan mencintai kita apa adanya. Wanita yg seperti ini dia menerima seluruh kelemahan dan kelebihan kita dengan tulus tanpa ada penyesalan sedikitpun di hatinya di kemudian hari. Wanita seperti ini melihat kita dgn mata rohaninya bukan dengan mata jasmaninya. Dia menggunakan imannya untk mencintai kita bukan dgn otaknya. Org yg mencintai kita dgn otaknya hanya melihat keadaan kita yg sekarang tanpa memandang jauh kedepan.

* Wanita yg lebih mencinta Tuhan Yesus drpd mencintai saya adalah wanita yang kuat menghadapi seluruh tantangan hidup dan wanita yg pantang menyerah, dlm suka dan duka dia sll setia. Wanita seperti ini tidak pernah kecewa dgn cinta kita skalipun kita melukai cintanya karena ada seseorang yg lebih dia cintai drpd kita yaitu Tuhan Yesus.

Hai engkau kaum pria carilah wanita seperti itu.
Hai engkau kaum wanita jadilah wanita seperti itu.

Siapakah wanita yang seperti itu???